Opini

Guru Profesional Harus Unggul Literasi

Oleh :Elvina, S.Pd. M.Pd Kata literasi sudah tidak asing lagi didengar. Bahkan digaungkan di setiap acara resmi ataupun non resmi. Di mana-mana orang bincang tentang kegiatan literasi, baca dan tulis. Literasi adalah salah satu gerbangnya menuju kesuksesan anak bangsa. Di sekolah sengaja diprogramkan Gerakan Literasi Sekolah atau GLS. Tujuannya agar warga sekolah menjadi warga yang …

Guru Profesional Harus Unggul Literasi Selengkapnya »

Media Mainstream “Dikerangkeng” Rezim (?)

Oleh : Yurnaldi Wartawan Utama, Ketua Bidang Edukasi, Sosialisasi, dan Advokasi Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat (2014-2018) , dan Penulis Buku “Kritik Presiden dan Jurnalisme Hoax” (2018)   Februari 2022 lalu Hari Pers Nasional (HPN) sudah diperingati dengan sukacita. Saatnya kita, wartawan/praktisi pers dan pemilik media arus utama (mainstream) melakukan introspeksi dan merefleksikan diri, apa yang sudah …

Media Mainstream “Dikerangkeng” Rezim (?) Selengkapnya »

Sastrawati Sastri dalam Esai Sastra

Oleh : Yurnaldi Wartawan Utama, Ketua Bidang Edukasi, Sosialisasi, dan Advokasi Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat (2014-2018) , dan Penulis Buku “Kritik Presiden dan Jurnalisme Hoax” (2018)   Benar, bahwa nama adalah doa. Karena itu, tidak aneh kalau Sastri menggeluti dunia sastra. Perempuan energik, cerdas dan super sibuk ini sudah dikenal luas sebagai seorang penyair, seorang cerpenis, …

Sastrawati Sastri dalam Esai Sastra Selengkapnya »

Cerdas Bermedia Sosial, Biar Tak Menuai Sial

Oleh : Yurnaldi Wartawan Utama, Ketua Bidang Edukasi, Sosialisasi, dan Advokasi Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat (2014-2018) , dan Penulis Buku “Kritik Presiden dan Jurnalisme Hoax” (2018)   Saya acapkali membaca semacam “peringatan” di laman media sosial teman-teman yang bunyinya: “Maaf, saya tak menerima pertemanan dari siapa pun yang memakai foto dengan baju berlogo partai …

Cerdas Bermedia Sosial, Biar Tak Menuai Sial Selengkapnya »

Berselimut Kekeliruan Bahasa

Oleh : Firdaus Abi Ketika memulai menjadi wartawan dulu, tahun 1992, saya sering dapatkan kalimat ini; media perusak bahasa. Darah muda dari wartawan muda saya menggelegak. Tak mungkin. Tak mungkin media jadi perusak bahasa. Media punya aturan dalam berbahasa. Panduannya adalah bahasa jurnalistik. Bahasa jurnalistik bukanlah bahasa sendiri, tetap saja mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang …

Berselimut Kekeliruan Bahasa Selengkapnya »