Opini

Pipiet Senja: Sebuah Perjalanan yang Berakhir

Oleh: Sastri Bakry Innalillahi wainnailaihi rajiun. Dengan berat hati, kita harus menerima berita duka tentang kepergian seorang penulis yang sangat berdedikasi, Pipiet Senja . Saya selalu menganggap teh Pipiet Senja sebagai guru saya, yang membuka jalan saya ke penerbit besar. Banyak jasa dan pahalanya untuk saya khususnya dan dunia literasi umumnya. Buku- buku saya mulai …

Pipiet Senja: Sebuah Perjalanan yang Berakhir Selengkapnya »

Hati yang berperang: Antara Ideal dan Fakta

Oleh: Sastri Bakry* Setelah demo yang terjadi dan menyakitkan kita semua, presiden Prabowo mulai mendengarkan suara rakyat. Memang belum semua terlaksana, baru sampai pemikiran. Setidaknya sudah ada suara pemihakan, bukan pencitraan. Misalnya akan menindaklanjuti soal beberapa tuntutan masyarakat. Tentu ini menggembirakan, menimbulkan semangat optimisme untuk Indonesia ke depan. Khusus untuk RUU Perampasan Aset yang ditunggu …

Hati yang berperang: Antara Ideal dan Fakta Selengkapnya »

Koruptor dan Penjarah Berjamaah: Dua Sisi dari Kegagalan Bangsa

Oleh: Sastri Bakry* Ketika saya mengirim tulisan ke media tentang kondisi kebangsaan kita yang berjudul “Menjarah: Simbol Kegagalan” , ada dialog yang menarik soal demo di Sumbar. Seorang pimpinan koran terkemuka menyampaikan bahwa ada kelompok Anarko yang akan menunggangi para demonstran di Sumbar. Mereka menyusup dan memasok logistik . Selain itu mereka membayar demonstran. Mereka …

Koruptor dan Penjarah Berjamaah: Dua Sisi dari Kegagalan Bangsa Selengkapnya »

Menjarah Simbol Kegagalan

Oleh: Sastri Bakry* Hari-hari belakangan ini kita dibuat terpana dengan omongan wakil rakyat yang mestinya membela rakyat, justru merendahkan rakyat. Pamer kekuasaan dan pamer kekayaan. Mereka memperjuangkan pendapatan mereka sendiri. Seolah tak sensitif atas penderitaan rakyat yang bahkan untuk makan dan sekolah anak saja susah. Demo adalah bentuk ekspresi menggugat ketidakadilan ini. Namun ujungnya justru …

Menjarah Simbol Kegagalan Selengkapnya »

“Menghargai Perjuangan dengan Cara yang Sadis*

Oleh: Sastri Bakry Baru-baru ini, kita menyaksikan aksi heroik seorang Ojek Online yang berjuang mengantarkan makanan untuk para pejuang demokrasi dan keadilan. Di tengah kerumunan massa, ia berlari ingin menyampaikan pesanannya. Uang yang didapatnya tak sebanyak uang sehari perjalanan dinas anggota DPRRI. Namun, yang membuat kita terheran-heran adalah cara aparat menghargai perjuangan tersebut. Ya, Anda …

“Menghargai Perjuangan dengan Cara yang Sadis* Selengkapnya »

Mengenal Minangkabau Melalui Buku Muatan Lokal Fredrik Tirtosuryo Esoputro

Oleh: Sastri Bakry Sebagai pegiat literasi saya banyak memberi dan menerima buku tahun ini. Memberi buku dalam upaya membantu dan memberdayakan rumah baca. Menerima dan membeli buku -mungkin lebih dari seratus- adalah bagian dari saling mengapresiasi karya. Sebagian besar buku tersebut sudah saya baca dan saya reviu bahkan memberi kata pengantar. Dari sekian banyak buku …

Mengenal Minangkabau Melalui Buku Muatan Lokal Fredrik Tirtosuryo Esoputro Selengkapnya »

Fenomena KDM Dalam  Dunia  Pendidikan

Oleh: Nur Hayati, M.Pd (Pengawas Madrasah Kemenag Kota Padang) Dunia pendidikan yang terjadi di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan banyak orang tua, terutama sering terjadi nya tawuran ditingkat anak SMP maupun SMA, entah didapat dari mana anak-anak tersebut selalu saja mempunyai pola tingkah yang membuat orang dewasa geleng kepala. Data tentang tawuran antar pelajar tingkat …

Fenomena KDM Dalam  Dunia  Pendidikan Selengkapnya »

Malam Lailatul Qadar dan Mendapatkannya

Oleh Dr. H. Roni Faslah, M.A (Dosen STIT Syekh Burhanuddin & Ketua LPBH-NU Padang Pariaman)   Malam Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan (Surah Al-Qadr, 97:1-5), malam yang istimewa dalam penuh ampunan, keberkahan, dan rahmat. Orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar akan merasakan ketenangan dan kelapangan batin, karena dosa-dosanya telah diampuni …

Malam Lailatul Qadar dan Mendapatkannya Selengkapnya »

Catatan Kebudayaan: Menjadi Gubernur Kebudayaan di Sumatera Barat

Oleh: Sastri Bakry (Pegiat Kebudayaan) Beberapa hari lalu iba-tiba saya dikontak Nurdayanti, Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan, Provinsi Sumatera Barat. Ia memberikan undangan untuk menghadiri rapat pembentukan Dewan Kesenian Sumbar (DKSB) hari Kamis 9 Januari 2024 di gedung Kebudayaan. Saya gembira dan menyambut baik gagasan ini. Saya pikir ini adalah matahari yang menyinari dan memberi angin …

Catatan Kebudayaan: Menjadi Gubernur Kebudayaan di Sumatera Barat Selengkapnya »