Meriahkan Festival Literasi Sumbar 2026, SatuPena Sumbar Gelar Lomba  Penulisan Puisi  

Satupenasumbar.id – Memeriahkan Festival Literasi Sumatera Barat 2026  yang diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat pada 8 – 10 September 2026 di Jl. Diponegoro No. 4, Belakang Tangsi, Kec. Padang Barat, Kota Padang, DPD Satupena Sumatera Barat menyelenggarakan Lomba  Penulisan Puisi bertemakan “Menjaga Alam dan Melestarikan Budaya”.

 

Ketua DPD SatuPena Sumatera Barat Sastri Bakry, Sabtu (5/9/2026) di sekretariat DPD SatuPena Sumbar Jalan Cinduamato No. 13 Lapai Padang menyebutkan,   Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat pada Festival Literasi Sumatera Barat 2026 sudah menyedikan stand pameran/bazar. Karena itu, selain mengisi stand tersebut dengan buku-buku karya anggota SatuPena Sumatera Barat, juga menyelenggarakan Lomba Penulisan Puisi.

 

“Lomba terbuka untuk pelajar, mahasiswa, guru, masyarakat umum, penulis, dan pegiat literasi.  Peserta wajib berkunjung ke Stand DPD SatuPena di Festival Literasi Sumbar 2026 dan mengisi buku pengunjung sebagai tanda bukti mengunjungi stand SatuPena Sumatera Barat. Setiap peserta hanya diperkenankan mengirimkan 1 (satu) karya puisi dan  wajib mematuhi seluruh ketentuan lomba,” tutur Sastri Bakry didampingi Sekretaris DPD SatuPena Sumatera Barat Armaidi Tanjung.

 

Sastri Bakry menambahkan,  ketentuan karya antara lain puisi merupakan karya asli peserta, belum pernah menjadi juara dalam lomba lain, dan belum pernah diterbitkan dalam bentuk buku atau media cetak, baik sebagian maupun keseluruhan. Puisi tidak mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, pornografi, penghinaan, provokasi, atau konten yang bertentangan dengan norma hukum dan etika.

 

“Ditulis dalam Bahasa Indonesia dengan memperhatikan kaidah dan estetika sastra.  Penggunaan kata, ungkapan, atau istilah Bahasa Minangkabau diperbolehkan sepanjang mendukung kekuatan karya.   Panjang puisi bebas, maksimal 60 baris.  Judul puisi wajib dicantumkan dan karya yang terbukti plagiasi atau menjiplak karya orang lain atau menggunakan AI akan didiskualifikasi,” tutur Sastri Bakry.

 

Sekretaris SatuPena Sumbar Armaidi Tanjung mengatakan, karya puisi diketik dalam format Word atau PDF dengan mencantumkan identitas peserta meliputi nama lengkap, asal sekolah/kampus/instansi/komunitas, nomor WhatsApp, alamat dan kategori peserta pelajar/mahasiswa/umum.  Karya diserahkan langsung ke Stand DPD SatuPena Sumbar paling lambat Rabu, 10 September 2026 pukul 10.00 WIB. Pengumuman pemenang dilaksanakan pada acara penutupan Festival Literasi Sumbar 2026, Rabu, 10 September 2026 pukul 15.30 WIB.

 

“Tiga karya terbaik akan mendapatkan paket buku, buket bunga  dan sertifikat penghargaan dari SatuPena Sumatera Barat. Peserta yang mengirimkan karya,  dianggap telah menyetujui seluruh ketentuan lomba. Seluruh karya yang masuk menjadi hak DPD SatuPena Sumbar untuk dipublikasikan/diterbitkan dengan tetap mencantumkan nama penulis,” ujar Armaidi Tanjung. (R/*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *